BENGKALIS, TIMENEWSNUSANTARA.COM Upaya pemadaman dan pendinginan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah perbatasan Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau dengan Desa Buluh Apo, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis memasuki hari ke-3, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan selesai pukul 17.00 WIB. Api yang membakar lahan seluas lebih kurang 80 Ha akhirnya berhasil dipadamkan.
Kapolsek Pinggir bersama Kapolsek Mandau memimpin langsung di lapangan. Tim gabungan yang dikerahkan terdiri dari Manggala Agni Daops Dumai, Daops Pekanbaru, Daops Siak, BPBD Provinsi Riau, BPBD Kabupaten Bengkalis, TNI, Polri, Satpol PP, Kelurahan, serta Masyarakat Peduli Api (MPA).
Kronologi dan Kondisi Lapangan lahan yang terbakar merupakan semak belukar dan tanaman sawit tidak terawat dengan kondisi tanah kering. Cuaca panas disertai angin kencang menjadi kendala utama di lokasi. Sumber air pemadaman berasal dari canal di sekitar lokasi.
Berdasarkan data titik koordinat, terdapat 8 titik hotspot dalam satu lokasi dengan koordinat:
N 1.13551 E 101.03599 | N 1.13653 E 101.03909 | N 1.13598 E 101.03548 | N 1.13607 E 101.03253, dan 4 titik lainnya.
Personil dan Peralatan sebanyak 117 personil gabungan dikerahkan, diantaranya:
- Polsek Mandau: 8 Orang
- BKO Sabhara Polres: 3 Orang
- Polsek Pinggir: 6 Orang
- Koramil 03 Mandau: 10 Orang
- Manggala Agni Gabungan: 41 Orang
- BPBD Gabungan: 45 Orang
- Satpol PP, Kelurahan, dan MPA
Peralatan yang digunakan: 8 unit Mini Straker, 1 unit mesin Sibaura, 3 unit Water Bombing, serta ratusan rol selang ukuran 1,5 dan 2,5 inci dengan 12 buah nozel.
Tim melakukan pemadaman, pendinginan, cek TKP, pendataan saksi, dokumentasi, dan pembuatan laporan. Akses ke lokasi dapat ditempuh kendaraan R2 dan R4.
Hingga pukul 17.00 WIB api dinyatakan padam. Saat ini di lokasi masih terdapat kepulan asap tipis namun situasi dinyatakan aman dan terkendali. Proses penyelidikan terkait nama pemilik lahan dan penyebab kebakaran masih dalam lidik pihak berwajib.
Kapolsek Mandau dan Kapolsek Pinggir menghimbau Masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar dan segera melapor apabila melihat titik api baru ke call center BPBD atau Polsek terdekat. (TNC)

Baca tanpa iklan


